apakah kreativitas itu?


sebenarnya apasih makna kreativitas itu. kreativitas ada dalam setiap diri manusia, ia seperti sidik jari pada manusia yang berbeda-beda, tentunya tidak ada yang sama antara manusia yang satu dengan yang lain. mungkin kalau boleh di jabarkan kreativitas itu “baru” suatu cara yag di lakukan dengan sesuatu yang berbeda, atau “unik”, bisa juga “berbeda” atau juga “lebih baik” mungkin “baru dan bermanfaat”.
orang kreatif membawa makna baru atau tujua baru dalam suatu pekerjaan, baik dalam penggunaan, penyelesaian masalah atau meberikan nilai tambah/keindahan.
keberagaman merupakan dasar kreatifitas manusia, karena manusia mempunyai prespektif masing-masing yang unik, bakat yang beragam, pengalaman hidup yang berlainan dan ini harus diterjemahkan oleh diri kita ke dalam bentuk nyata.
pada dasarnya setiap manusia kreatif kalau dilihat dari definisi diatas, bukan hanya dalam bentuk karya seni lukisan, musik saja tapi juga dalam menyelesaikan masalah pasti kita mempunyai cara yang berbeda dalam menyelesaikannya, gaya berbicara, berpakaian, model, hoby dsbnya.
namun bagian tersulit dari kreatifitas adalah mengenali keunikan diri kita dan menghargainya. kita hidup berkelompok sehingga hidup berbeda di anggap kekurangan. manusia yang bertindak sendiri beresiko besar dan dapat membahayakan komunitasnya. individualisme tidak dianjurkan. keseragaman kelompok merupakan hal yang lebih mudah dan aman. namun demikian sifat individualitis tetap ada dalam diri manusia, dorongan berkreatifitas tetap kuat pada diri manusia. kita pasti punya keinginan sendiri dalm menentukan diri kita. inilah sikap mendua manusia, keinginan tetap pada kelompoknya juga namun juga menjadi individu yang terpisah.
Abraham maslow menyebut dorongan untuk memaksimalkan bakat khas perseorangan ini sebagai hasrat “mengaktualisasikan diri”. dia berkata: “bahwa kita semua butuh “menjadi apapun yang bisa di capai. Apabila seseorang mampu menjadi sesuatu, ia akan menjadi sesuatu”.
salah satu tujuan hidup kita adalah menemukan siapa diri kita. untuk menemukan diri kita sebenarnya tidak semudah kelihatannya, karena kita sudah merasa menjadi bagian dari kelompok. untuk menemukan siapa diri kita, kita harus mendengarkan sungguh-sungguh dari yang terdalam jiwa kita. saat mendengar kebenaran diri kita, kita telah menemukan kreatifitas kita sendiri.
untuk memudahkan kita mengetahui dan memanfaatkan potensi kita, dengan menggunakan seluruh kemampuan kita. inilah beberapa gambaran (ciri-ciri) menurut abraham maslow dalam penelitiannya menemukan orang-orang yang mengaktualisaikan dirinya:
1. menerima kenyataan dengan akurat dan objektif. menyukai keambiguan, tidak takut terhadap yang belum dikenalnya.
2. menerima diri sendiri, orang lain serta sifat manusia
3. spontan, alami dan murni.
4. berorientasi pada masalah (bukan diri sendiri), tidak egois, memiliki filsafat hidup, misi dalam hidup.
5. lebih membutuhkan privasi dan kesendirian daripada orang lain umumya, dan mampu berkonsentrasi penuh.
6. mandiri, merasa puas dengan diri sendiri dan tidak terlalu membutuhkan pujian dan popularitas.
7. mampu menghargai pengalaman yang biasa dan sederhana, punya semangat hidup, memiliki rasa humor yang tinggi, dan memiliki kemampuan mengatasi rasa stress.
8. memiliki (dan menyadari) ” saat-saat puncak”, dan bermanfaat pada saat bergembira.
9. memiliki rasa persaudaraan yang mendalam terhadap seluruh umat manusia, penuh kebaikan dan mementingkan orang lain.
10. membentuk ikatan persahabatan yang kuat dengan orang dalam jumlah relatif sedikit, mampu mencintai lebih dalam.
11. demokratis dan tak berburuk sangka, timbul dari hati yang paling dalam.
12. beretika kuat dan bermoral dengan cara-cara yang khas, dapat menikmati baik bekerja untuk mencapai hasil maupun hasil itu sendiri, sabar pada umumnya.
13. memiliki rasa humor mendalam dan penuh filsafat, yang bersifat membangun bukannya menjatuhkan.
14. kreatif, orisinil, memiliki daya cipta dengan pandangan segar, langsung, sederhana dan apa adanya tentang hidup, cenderung kreatif dalam melakukan berbagai hal tapi tak harus memiliki bakat yang hebat.
15. mampu melepaskan diri dari pengaruh budaya, mampu membandingkan budaya secara objektif dan tahu kapan harus mengikuti atau meninggalkan suatu kebiasaan.
jika anda berniat untuk mengaktualisasikan diri anda, anda bisa menggunakan ke lima belas ciri dia atas sebagai blueprint pengembangan diri kita. dan satu lagi yang terpenting dari itu semua, orang yang mengaktualisaikan diri memiliki dorongan yang luar biasa untuk menemukan berbagai peluag bagi dirinya sendiri… untuk menyingkirkan hal-hal yang membatasinya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s