analisa teknis satuan pekerjaan


Sebelum melakukan perhitungan analisa harga satuan pekerjaan, adalah melakukan analisa teknis terlebih dahulu, ini dikarenakan didalam analisa harga satuan terdapat kuantitas atau koefisien untuk faktor kali dari harga material, orang atau alat bantu, Hmmm! Rumit ya… Tenan rumit banget.

untuk menganalisa teknis satuan pekerjaan dibutuhkan kemampuan menganalisa metode, waktu kerja, efesiensi, dll. bisa satu lembar sampai dua lembar halaman untuk satu item pekerjaa, apalagi kalau item nya banyak.

setelah ketemu cek dan crossing dengan koefisien harga yang ada pada analisa harga satuan pekerjaan yang sudah ada, seperti yang telah dikeluarkan oleh PU atau SNI, biar nggak salah apalagi kalau proyek pemerintah. karena harus sesuai dengan hitung-hitungan yang dikeluarkan oleh masing-masing departemen tersebut. Pada dasarnya keduanya harus dilampirkan ketika pengajuan dokumen tender, yang penting ada dasar penjelasan darimana datangnya si koefisien atau kuantitas harga tersebut walaupun dalam setiap estimate akan berbeda hasilnya, karena berupa data analisa, tergantung keahlian estimator menganalisanya.

saya kasih contoh satu saja ya:

kali ini saya kasih pasangan batu bata merah dengan satuan M3, perhatikan banget satuan yang menjadi dasar perhitungan kalau salah di satuan maka analisanya sudah pasti salah.

ANALISA TEKNIS

demikian

terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s