Quizz Agama 13


Apa yang dimaksud dengan al-hurriyyah dan syura serta jelaskan relevansi kedua konsep tersebut dengan demokrasi?

Al Hurriyyah yaitu kebebasan, mudah difahami bahwa setiap orang atau individu, rakyat memiliki hak kebebasan dalam berpendapat dan tindakannya secara bertanggung jawab.

Syura atau berarti musyawarah, pengambilan keputusan bersama dilakukan dengan musyawarah untuk mencapai kemufakatan bersama.

Walaupun keduanya, Al hurriyyah dan Syura mempunyai relevansinya dengan Demokrasi, dalam konteksnya sebagai umat muslim tidak bisa lepas dari konsep Tauhid. keduanya harus berdasarkan dengan syariat Islam.

ada dua pendekatan yang bisa kita jadikan dalam kerangka berpikir dari Al hurriyyah dan Syura, sehingga umat muslim tidak terjebak dalam maksudnya faham demokrasi.

  1. Pendekatan secara umum, bahwa Islam dengan prinsip hurriyah dan As syura nya memberikan kebebasan kepada siapa saja orang/individu dalam menentukan pilihan atau pun cara dalam menerapkan maksud Al hurriyyah dan As syura berdasarkan keyakinan pribadi masing-masing. karena Islam memang tidak memaksakkan kehendak orang/manusia, manusia diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya sendiri seperti tergambar dalam:

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); Sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, Maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (Q.S. Al Baqarah: 256)

“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi or ang-orang yang beriman semuanya?” (Q.S. Yunus : 99)

  1. Pendekatan secara eksklusif, yang termasuk di dalamnya adalah kita selaku orang muslim yang memahami bahwa seorang muslim harus mengikuti kehendak Allah SWT dalam setiap gerak kehidupan, prinsip al hurriyyah dan syura harus difahami dengan konsep yang telah Allah dan Rosul berikan contohnya, tidak semaunya sendiri, harus berpedoman kepada Al Qur’an dan Sunnah Nabi.

Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai Tuhannya. Maka Apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?”, (QS. Al Furqaan [25]: 43)

“Alif, laam raa. (ini adalah) kitab yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji. Allah-lah yang memiliki segala apa yang di langit dan di bumi. dan kecelakaanlah bagi orang-orang kafir karena siksaan yang sangat pedih.” (QS. Ibrahim [14]: 1-2)[5]

Muru’ah

Prinsip muru’ah dalam Islam : Yang membedakan manusia dengan makhluknya lainnya, sesuai arti dari muru’ah yang di ambil dari kata benda yaitu mar’u yang berarti manusia.

Manusia mempunyai derajat yang tinggi di atas segala makhluk ciptaan Allah, prinsip ini dijadikan petunjuk untuk perbuatan atau akhlak dalam Islam.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s