HARGA LAMPU


Harga Diskon sampai dengan 40%

Batten 1 x 28 W T5 /buah                311.200
RM 2 x 20W M4 Led Tube Essential /buah             1.287.200
RM 2 x 20W M4 Led Tube Essential c/w Battery /buah             2.895.200
GMS 1 x 8W Led Tube Essential c/w Battery /buah             2.056.000
TKO 2 x 20W Led Tube Essential /buah                894.400
EXIT Lamp TL 1 x 8W slim (2sd) /buah             1.304.800
DL T-101 RD 175 E27 PAR 30/20W /buah                850.400
DL T-101 RD 150 E27 LED Bulb 9W /buah                220.800
DL T-101 RD 150 E27 LED Bulb 9W c/w Battery /buah             1.828.800
DL T-116 Adjustable MR16 Master LED 7W/12V /buah                574.400
Round Baret 22 W /buah                364.400
Flood Light FL T-SF50 LED 50 W /buah             1.875.000
Garden Lamp T-502 iSQ Pole E27 Led Bulb 9 W /buah                739.000
Pluto Light 20 W /buah                400.000

Untuk jenis dan type lampu lainnya silahkan kontak kami :

di 085714675711 (Handoko)

email: handokooaji@gmail.com

Terima kasih

Enjiniring transformator yang efisien


Sebelum acara di mulai foto-foto dulu.

Seminar sehari yang diadakan oleh pt. Sintra sinarindo elektrik bekerjasama dengan HAEI (himpunan ahli elektronik Indonesia), pada tanggal 14 Desember 2016. Menghadirkan para pembicara yang kompeten.

Dengan mengangkat tema “enjiniring transformator yang efisien”. 

Bahwa pada tahun yang akan datang efisiensi menjadi kata kunci yang penting bagi keseluruhan produk-produk listrik, tidak perduli walaupun harga yang harus dibayar mahal. 

Menghadirkan pembicara:

Pembicara : Ir. Bartien Sayogo

Moderator : Ir. Daniel Mangindaan

Pada sesi pertama membahas “efesiensi transformator enegi”, bahwa efesiensi menjadi satu kewajiban pada masa yang akan datang. 

Kunjungan ke pabrik PT. Sintra

Depok 10 Km


Pada tanggal 30 Oktober 2016, dalam rangka Hari Sumpah Pemuda Lomba lari Depok 10 Km, resmi di gelar. Ribuan peserta hadir dalam acara tersebut yang terbagi menjadi 3 kategori: Nasional, Umum dan Pelajar.

Dari sekian banyak peserta saya turut andil dalam acara tersebut dalam kategori umum. Bukan ingin ngejar juara hanya sekadar uji fisik dan kesenangan saja. Walau umur sudah tidak muda lagi dan memang jarang berlari dan baru beberapa bulan intens melakukannya setiap pagi dan itupun hanya seputaran blok sekitar 3 s/d 4 Km, dengan tak kurang hanya 30 menit. Saya tidak berani melakukan lebih karena harus bekerja takut lelah nantinya.

Alhamdulillah latihan yang di lakukan beberapa bulan lalu ternyata membuat fisik saya kuat sehingga dapat menyelesaikan finish dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 15 menit.

10k-depok

foto by: Radar Depok

Beberapa dari mereka umurnya lebih tua dari pada saya, dan mereka melakukannya memang dari muda, terlihat wajah mereka lebih awet muda dan sehat.

Mari jadikan Depok khususnya dan Indonesia umumnya Sehat dengan Lari.

Handoko Aji

 

pasar musi


media kertas di atas kertas lokal ukuran 42 x 27

Ide awalnya ketika saya di ajak isteri ke pasar tradisional, pukul menunjukkan jam 05.00 pagi. Kenapa harus sepagi ini ke pasar “pikirku, rupanya kalau mau beli telur harus pagi2 sekali karena jika kesiangan telur pasti sudah habis.

Rumah Sakit


Pekerjaan M/E pada Rumah Sakit terbilang pekerjaan yang paling komplek karena begitu banyak item pekerjaan. Tapi ini merupakan berkah tersendiri dan pengalaman yang menyeluruh terhadap keseluruhan pada MEEP (Mekanikal Elektrikal Elektronik Plumbing).

Sekarang saya sedang mengerjakan proyek perencanaan Rumah Sakit untuk PONEK (3 Lantai) pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong.

Pekerjaan perencanaan MEEP pada RSUD kali ini adalah :

Mekanikal :

  1. Tata Udara
  2. Ventilasi Mekanik
  3. Elevator
  4. Exhaust Fan

Elektrikal :

  1. Listrik
  2. UPS (Uniteruptable Power Supply)
  3. Penangkal Petir
  4. Grounding
  5. Rack Kabel

Elektronik :

  1. Telephone
  2. Fire Alarm
  3. Tata Suara
  4. MATV
  5. CCTV
  6. Nurse Call
  7. LAN, Data dan Wifi
  8. Grounding
  9. Rack Kabel

Plumbing :

  1. Air Bersih dan Air Panas
  2. Air Kotor, Air Bekas, dan Vent
  3. Gas Medik (O2, Vakum dan Compressor)
  4. Air Hujan (WTP)
  5. IPAL (instalasi Pengolahan Air Limbah )
  6. Pemadam Kebakaran

Tambahan lainnya:

  1. Pendant
  2. Pneumatic Tube

 

proses produksi


Proses produksi

Proses diartikan sebagai suatu cara, metode dan teknik bagaimana sesungguhnya sumber-sumber (tenaga kerja, mesin, bahan dan dana) yang ada diubah untuk memperoleh suatu hasil. Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan barang atau jasa (Assauri, 1995).

Proses juga diartikan sebagai cara, metode ataupun teknik bagaimana produksi itu dilaksanakan. Produksi adalah kegiatan untuk menciptakan danan menambah kegunaan (Utility) suatu barang dan jasa. Menurut Ahyari (2002) proses produksi adalah suatu cara, metode ataupun teknik menambah keguanaan suatu barang dan jasa dengan menggunakan faktor produksi yang ada.

Melihat kedua definisi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa proses produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor yang ada seperti tenaga kerja, mesin, bahan baku dan dana agar lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia.

Jenis-jenis proses produksi

Jenis-jenis proses produksi ada berbagai macam bila ditinjau dari berbagai segi. Proses produksi dilihat dari wujudnya terbagi menjadi proses kimiawi, proses perubahan bentuk, proses assembling, proses transportasi dan proses penciptaan jasa-jasa adminstrasi (Ahyari, 2002). Proses produksi dilihat dari arus atau flow bahan mentah sampai menjadi produk akhir, terbagi menjadi dua yaitu proses produksi terus-menerus (Continous processes) dan proses produksi terputus-putus (Intermettent processes).

Perusahaan menggunakan proses produksi terus-menerus apabila di dalam perusahaan terdapat urutan-urutan yang pasti sejak dari bahan mentah sampai proses produksi akhir. Proses produksi terputus-putus apabila tidak terdapat urutan atau pola yang pasti dari bahan baku sampai dengan menjadi produk akhir atau urutan selalu berubah (Ahyari, 2002).

Penentuan tipe produksi didasarkan pada faktor-faktor seperti: (1) volume atau jumlah produk yang akan dihasilkan, (2) kualitas produk yang diisyaratkan, (3) peralatan yang tersedia untuk melaksanakan proses. Berdasarkan pertimbangan cermat mengenai faktor-faktor tersebut ditetapkan tipe proses produksi yang paling cocok untuk setiap situasi produksi. Macam tipe proses produksi dari berbagai industri dapat dibedakan sebagai berikut (Yamit, 2002):

Continue reading

perpindahan panas konduksi


KONDUKSI

Laju perpindahan panas konduksi melalui suatu lapisan material  dengan ketebalan tetap adalah berbanding lurus dengan beda suhu di pangkal dan ujung lapisan tersebut, berbandung lurus dengan luas permukaan tegak lurus arah perpindahan panas dan berbanding terbalik dengan ketebalan lapisan.  Ini dinyatakan dengan:

1

dimana k adalah koefisien perpindahan panas konduksi atau konduktivitas panas (thermal conductivity) dari material tersebut.

Persamaan ini dikenal dengan hukum Fourier untuk laju perpindahan panas konduksi.

Untuk tebal lapisan mendekati 0, persamaan diatas dapat ditulis kembali menjadi:

2

Panas dikonduksikan dari tempat yang suhunya tinggi ke tempat yang suhunya rendah. Sebagai akibatnya gradien suhu (dT/dx) kearah x positif  menjadi negatif. Dengan adanya tanda negatif  pada persamaan diatas akan menyebabkan nilai laju perpindahan panas dari suhu tinggi ke suhu rendah ini akan menjadi positif.

Sebagai contoh, bila suhu bervariasi secara linear pada suatu benda dengan ketebalan L, dimana suhu T1 > T2, maka akan terjadi perpindahan panas dari permukaan dengan suhuT1 ke arah permukaan dengan suhu T2.

Gradien suhu menjadi :

Continue Reading